Cafe Cold 'n Brew


Nama                           : Anis Alfiah
NIM                            : 175231003
Kelas                           : PBS 2A

Cafe Cold ‘n Brew
Dalam rangka memenuhi tugas terakhir mata kuliah Metodologi Studi Islam pada semester ini. Dalam studi Islam dibagi menjadi dua bagian yaitu Studi Islam Klasik dan Studi Islam Kotemporer. Dalam pembahasan kali ini, saya akan membahas mengenai Studi Islam Kotemporer. Tugas yang diberikan dalam memaknai Studi Islam Kotemporer yaitu dengan melakukan observasi di sebuah cafe (kedai kopi) maupun di sebuah restoran Asia.
Pada tugas terakhir ini, setap kelompok terdiri dari 3 orang. Saya dan kedua teman saya. Pada kesempatan kali ini, saya mendapat kesempatan untuk berkunjung ke sebuah cafe (kedai kopi) yang terdapat di kota Solo. Cafe yang akan diobservasi yaitu Cold ‘n Brew. Sesuai dengan rekomendasi Dosen pengampu, saya pergi ke cafe Cold ‘n Brew yang berada di dekat Lotte Mart yang ada di Jalan Veteran. Tempatnya cukup strategis, dikarenana Cold ‘n Brew terletak di sebelah Jalan raya. Lebih tepatnya yaitu setelah pertigaan Lotte Mert belok ke kiri, dengan melewati tiga lampu merah di sebelah kiri jalan setelah lampu merah ketiga akan menemukan cafe (kedai kopi) tersebut. Yaitu di Jl. Veteran No.136 Surakarta. Selain ke Cold ‘n Brew, saya juga melakukan kunjungan ke Starbucks yang berada di Solo Squere. Alasan saya mengunjugi starbucks yaitu dikarenakan ingin mencoba menu yang ada di tempat tersebut.
            Setelah menentukan waktu dan hari ntuk berkunjung ke tempat tersebut. Dengan segera saya melakukan kunjungan di Cold ‘n Brew. Saya melakukan kunjungan ke Cold ‘n Brew pada hari kamis tanggal 3 Mei 2018. Saya berserta kedua teman saya melakukan kunjungan di tempat tersebut pada jam 16.30 WIB dan menempuh perjalanan hingga tiba di tempat tersebut pada pukul 17.00 WIB. Memang sedikit lama, dikarenakan harus pergi ketempat lain terlebih dahulu sebelum melakukan kunjungan di tempat tersebut. Saya dan kedua teman saya tidak mengetahui tempat tersebut berada hanya berbekal rambu-rambu yang diberikan oleh dosen pengampu. Hal tersebut yang mengakibatkan perjalanan ke tempat tersebut menjadi lebih lama dari yang seharusnya.
            Setelah sampai di Cold ‘n Brew, saya memasuki ruangan tersebut dan disambut dengan senyum ramah kasir yang ada disana. Awalnya memang sedikit grogi dan takut, karena itu adalah pertama kalinya berada di tempat tersebut. Saat membuka pintu, pemandangan yang terlihat yaitu menyuguhkan meja kasir yang cukup besar disamping pintu masuk. Dan langsung saja, saya memnghampiri meja kasir untuk memesan minuman dan juga makanan yang disediakan disana. Saat berada didepan meja kasir, saya dihadapkan dengan buku menu yang dipajang di atas meja dengan posisi tegak dengan dibelakangnya terdapat penopang.
            Dengan berbagai banyaknya varian menu dari kopi yang ditawarkan, hal tersebut membuat saya kebingungan dalam menentukan pilihan menu yang akan saya pesan. Dan hal tersebut membuat saya berdiri lama didepan meja kasir sedangkan pelayan yang berada disana melihat kebingungan saya. Akhirnya pelayan tersebut dengan ramah memberi penjelasan tentang menu yang ada disana dan juga memberi rekomendasi kepada saya untuk memesan menu yang pelayan tersebut sudah jelaskan.
            Setelah melakukan pemesan di meja kasih, saya beralih dari tempat tersebut untuk mencari tempat duduk yang nyaman sambil menunggu pesanan yang tadi diantar. Setelah menunggu beberapa saat, seorang pelayan menghantarkan pesanan yang telah saya pesan di meja kasir sebelumnya.  Menu pesanan saya yaitu iced caffe latte dan juga spagetti bolognise.
REFLEKSI
1.      Refleksi Sebagai Mahasiswa Islam dalam Memaknai Makanan Kopi
Banyak terdapat jenis kopi yang terdapat di Indonesia seperti, Kopi Arabika dan juga Kopi Robusta. Macam-macam dari kedua jenis kopi tersebut banyak macamnya seperti, Kopi Gayo, Kopi Toraja, Kopi Kintamani, Kopi Flores, Kopi Jawa, Kopi Lanang, Kopi Luwak, Kopi Wamena dan lain sebagainya. Cafe ini merupakan asli dari Indonesia yang menawarkan berbagai varian menu minuman berbagai macam jenis kopi. Dari yang terlihat tidak adanya kejanggalan didalam pembuatan kopi di tempat tersebut. Tidak ada penambahan bahan-bahan haram yang dimasukkan kedalam  pembuatan kopi di cafe tersebut. Jadi dapat disimpulkan bahwa kopi di tempat tersebut adalah halal untuk dikonsumsi.
2.      Menu Yang Dipesan
Menu yang ditawarkan di Cold ‘n Brew adalah berbagai macam jenis varian kopi. Mulai dari kopi panas, ice kopi, dan juga kopi yang di blend. Ada juga berbagai varian minuman coklat yang di blend. Menu minuman yang ada di cafe Cold ‘n Brew diantaranya adalah caffe latte, caramel latte, capucino, ekspreso, americano, macha green tea dan masih banyak varian minuman lainnya.
Setelah memilah beberapa minuman yang ada pada daftar menu, akhirnya saya memutuskan untuk memesan iced caffe latte. Saran penyajiannya cukup menarik, dengan menggunakan gelas panjang yang dibawahnya terdapat tatakan gelas sebelum menyajikannya kepada pelanggan. Untuk varian minuman iced caffe latte ini gulanya dipisah dari minuman utama. Penyajian gula cair diletakkan pada botol kaca kecil yang menurut saya cukup lucu. Rasa dari kopi itu sendiri sebelum di beri tambahan gula cair rasannya menurut saya hambar hanya semacam kopi biasa ditambah perpaduan krimer yang cukup mendominasi, sehingga rasa pahit pada kopi ternetralisir.
Menu makanan yang ada di cafe Cold n’ Brew tidak terlalu banyak, hanya ada beberapa makanan pendamping kopi dan juga beberapa cake. Menu makanannya seperti Spagetti, burger, kentang goreng, risole, kroket dan beberapa macam cake yang terpampang didalam lemari kaca. Untuk harga rata-rata makanan di cafe Cold n’ Brew berkisar mulai dari harga Rp. 25.000,00 keatas.
Saat saya menggunjungi cafe tersebut saya memesan spagetti bolognise. Makanan asal negara Italia ini menjadi pilihan saya untuk mendampingi dalam meminum kopi. Makanan berbentuk semacam mie ini sangat digemari para kaum muda jaman sekarang. Saat menyentuh lidah saya ketika mencicipi makanan ini yaitu didominasi dengan rasa saus tomat yang sedikit asam ditambah dengan perpaduan keju yang gurih. Yang membedakan spagetti dengan mie biasa yaitu tekstur mienya yang lebih kaku dari mie lainnya. Terdapat juga beberapa potongan sosis dan bawang bombai yang tercampur didalam saus tomat yang menjadi perasa spagetti tersebut.
3.      Suasana di Cold ‘n Brew
Tempat duduknya ditata sedemikian rupa menyesuaikan ruangan cafe tersebut yang memang minimalis. Ruangan cafetersebut terbagi menjadi 2 bagian yang terpisah, dan setiap bagiannya memiliki pintu depan tersendiri. Dikarenakan penyekatan ruangan cafe disekat dengan menggunakan kaca dan tidak ada celah untuk berpindah ruang, selain dengan menuju pintu keluar lalu masuk lewat pintu yang satunya lagi.
Menurut saya penataan ruangnya cukup menarik. Dengan keterbatasan luas ruangan, akan tetapi disekat dengan menggunakan penyekat kaca memberi kesan kelegaan pada ruangan cafe tersebut. Ruang yang pertama yaitu ruang dengan adanya meja kasir yang besar terpampang dengan jejas selah saya memasuki pintu masuk. Diruangan tersebut tersusun meja dan kursi yang cukup rapi. Terdapat 2 sofa (setiap sofa bisa diduduki untuk 2 orang sekaligus) yang berhadapan dengan adanya meja diantara kedua sofa tersebut. Sofa tersebut diletakkan dipojok yang memberi kesan santai pada ruangan tersebut.
Terdapat juga beberapa meja dan kursi kayu yang tersusun diruangan tersebut. Setiap satu meja diisi dengan 4 kursi yang saling berhadap-hadapan. Dengan adanya tempat duduk tersebut memudahkan kita untuk sekedar mengobrol ataupun mengerjakan tugas di tempat tersebut. Yang cukup menarik perhatian yaitu terdapat kursi kayu yang kaki kursinya sangat panjang (lebih panjang dari kursi kayu biasa). Kursi kayu tersebut diletakkan di samping meja kasir, sehingga kita dapat langsung melihat bagaimana pegawai disana meracik kopi yang akan disajikan kepada pelanggan.
Sedangkan diruangan yang kedua, hanya terdapat tempat duduk saja, dan juga beberapa ornamen yang tertempel dengan rapi di dinding cafe tersebut. Selain sofa dan juga kursi kayu seperti yang tersusun di ruangan sebelahnya, terdapat juga meja panjang. Meja panjang tersebut sangat cocok bagi para pengunjung yang mengajak teman ataupun keluarga mereka untuk berkunjung di cafe tersebut,
Selain penataan meja dan kursi untuk mengisi ruangan cafe tersebut, terdapat juga televisi flat yang tertempel di dinding ruangan cafe. Televisi tersebut di set up dengan televisi internasional, baik berisi channel Barat ataupun channel Asia. Selain televisi yang menghiasi dinding ruangan cafe, terdapat juga beberapa hiasan yang tepajang dengan rapih di dinding ruangan cafe. Tempampang dengan jelas didinding cafe, terdapat quote dengan papan hitam yang besar. Isi dari papan hitam tersebut yaitu, sebuah gambaran peta Indonesia dan juga terdapat tulisan yang berbunyi suatu ajakan. Quote tersebut berisi ajakan untuk tetap melestarikan kopi yang ada di Indonesia. Peta Indonesia yang didalamnya terdapat nama-nama kopi yang tersebar di Nusantara.
Selain quote yang berisi ajakan, terdapat juga tulisan deskiptif tentang apa itu kopi. Terpampang dengan jelas di dinding cafe tersebut, terdapat papan hitam yang berisikan informasi mengenai sejarah kopi yang ada di Indonesia. Dengan adanya beberapa tulisan tersebut menginspirasi kita untuk melestarikan kopi yang ada di negeri kita sendiri.
Banyak pengunjung yang datang ke kafe tersebut berkelompok. Banyak diantara mereka yang datang ke cafe tersebut hanya untuk sekedar mengobrol, bermain games, nongkong, dan terdapat juga para pebisnis yang mengobrolkan tentang bidang mereka. Banyak diantara pengunjung yang mayoritas berkunjung ke cafe tersebut untuk mengerjakan tugas.
4.      Fenomena-Fenomena yang Terjadi di Cafe Menurut Nilai-Nilai Islam
Banyak pengunjung yang datang ke cafe tersebut membawa pasangan. Banyak diantara mereka yang berpacaran di tempat tersebut yang menurut nilai Islam kurang pantas, dan bahkan pacaran, menurut Islam itu dilarang. Pengunjung yang datang ke cafe tersebut mayoritas perempuan yang mengenakan hijab, yang notabene jilbab itu merupakan simbol bahwa mereka adalah beragama Islam. Bahkan ada orang luar negeri (bule) yang berkunjung di cafe tersebut.













Komentar

Postingan populer dari blog ini

Studi Islam Klasik di Pondok Pesantren Daarut Taqwa