Nama : Anis Alfiah
NIM : 175231003
Kelas : PBS 2A
TUGAS METODOLOGI STUDI ISLAM
MENELAAH KITAB
TAFSIR KITAB AL IBRIZ JUZ 8
Judul : Al Ibriz Lil Ma'rifat Tafsir Al-Qur'an Al-Aziz
Pengarang : K.H. Bisri Musthofa
Penerbit : Lembaga Kajian Strategi
Tahun Terbit : 2015
Dalam pembahasan
kali ini, saya akan menjelaskan tentang Tafsir Al Ibriz. Sebelum mengulas tentang
cover terlebih dahulu. Dalam kitab in terdapat 2 cover yaitu cover luar dan juga
cover dalam. Cover luar berwarna kuning dan dibagian pinggir berwarna biru
dengan tulisan dipertebal. Judul kitab ditulis menggunakan tulisan arab yang
berwarna biru tua. Pada bagian cover dalam dicetak serupa dengan cover bagian
luarnya, akan tetapi dicetak menggunakan kertas buram.
Pembahasan yang
kedua adalah tampilan dalam. Didalam kitab ini tidak dilengkapi dengan kata
pengantar maupun daftar isi. Dibagian belakang terdapat 1 lembar kertas kosong.
Kitab ini dicetak dengan menggunakan kertas buram. Kitab ini tidak terlalu
tebal, hanya sekitar 53 halaman saja dan dalam kitab ini hanya membahas 1 juz Al-Qur'an
saja, dan kitab yang saya pegang sekarang ini adalah tafsir Al-Qur'an juz ke-8.
Dalam tafsir ini dimulai dari surah Al-An'am ayat 111-165 dan juga surah Al-A'raf
ayat 1-87. Kitab tafsir ini dimulai dari halaman 372 sampai halaman 425.
Sistematika
penulisan kitab tafsir ini sangatlah unik. Penulisan tafsir ditulis dibawah ayat
yang dibahas secara langsung. Tafsirnya ditulis dengan mengunakan huruf arab akan
tetapi berbunyi bahasa jawa, yang biasa disebut dengan arab pegon. Disebelah pinggir juga terdapat arti dari
ayat yang dibahas yang juga menggunakan arab pegon.
Pembahasan selanjutnya adalah contoh ayat Al-Qur'an. Ayat yang akan
saya bahas kali ini adalah surah Al-A'raf ayat 2. Berikut adalah potongan ayat
Al-Qur'an tersebut :
Tafsir ayat
diatas yaitu, sebagai berikut :
"Iki Al-Qur'an,
iku kitab kang den turunake marang sira, Muhammad. Mulo sira ora usah ragu-ragu,
kuatir ora digugu dening uwong. Jalaran Al-Qur'an diturunake iku, supaya kanthi
Al-Qur'an sira bisa meden-medeni lan nasehati wong-wong kafir, lan Al-Qur'an
diturunake iku, ugo dadio pakiling tumrap wong-wong mukmin"
Arti dari ayat
Al-Qur'an diatas adalah :
" (Inilah)
kitab yang diturunkan kepadamu (Muhammad), maka janganlah engkau sesak dada karenanya,
agar engkau memberi peringatan dengan (kitab) itu dan menjadi pelajaran bagi
orang yang beriman.
Makna dari ayat
diatas yaitu, sebagai berikut:
Allah telah
menurunkan wahyu kepada nabi Muhammad Saw berupa Al-Qur'an. Dengan
diturunkannya Al-Qur'an, Allah memberi perintah kepada nabi Muhammad Saw untuk
memberi peringatan dan juga nasehat bagi orang-orang yang beriman. Dan juga
Nabi Muhammad Saw diberi peringatan untuk tidak usah ragu-ragu maupun kuatir
tidak di anut oleh umatnya.Dikarenakan Al-Qur'an diturunkan untuk menakut-nakuti
orang-orang yang kafir.
Surah Al-A'raf
merupakan surah ke-7 dan berada pada juz ke-8. Surah ini terdiri dari 206 ayat,
yang juga merupakan golongan surat makkiyah.
Kitab tafsir Al
Ibriz ini di karang oleh K.H. Bisri Musthofa. K.H Bisri Musthofa merupakan anak
dari H. Zaenal Musthofa dan juga Hj. Khatijah. Beliau merupakan anak pertama
dari 4 bersaudara. Beliau lahir di Rembang, Jawa Tengah pada tahun 1915.
Sebenarnya nama pemberian orang tua beliau adalah masyhadi, akan tetapi beliau
mengganti namanya menjadi Bisri setelah kepulangannya dari Makkah. Pada saat
beliau masih kecil, beliau diajak menunaikan ibadah haji bersama ayahandanya.
Akan tetapi, kejadian tersebut merupan peristiwa dimana ayahanda beliau
meninggal dunia pada saat berada dikapal yang saat itu ditumpanginya untuk
kembali ke Indonesia setelah kepulangannya dari ibadah haji.
Riwayat
pendidikan beliau adalah beliau pernah bersekolah di Ongko Loro, Rembang. Bliau
menyelesaikan sekolahnya sekitar 4 tahun mencari ilmu disana dan mendapatkan
sertifikat Sebelum bersekolah di ongko loro, beliau pernah bersekolah di HIS
Rembang. Namun, tak membutuhkan waktu lama, beliau keluar dari sekolah tersebut
dengan alasan gurunya (Kyai Cholil) menyuruhnya keluar dari sana dikarenakan
sekolah tersebut milik Belanda. Pada tanggal 16 Februari 1977 K.H. Bisri
Musthofa wafat.
Dalam pencarian
mencari kitab tersebut membutuhkan banyak waktu dan sedikit mengalami kesulitan.
Saya harus mencari di perpustakaan selama berhari-hari. Sebenarnya banyak sekali
kitab tafsir di dalam perpustakaan, dikarenakan saya belum pernah melihat sebuah
kitab tafsir, pencarian kitab tafsir menjadi membingungkan dan membutuhan waktu
lama.
Kesan pertama
saya pada saat membuka kitab tersebut adalah takjub. Alasan dari perasaan saya
tersebut dikarenakan tafsir Al-Qur'an diterjemahkan kedalam bahasa jawa, dengan
menggunakan tulisan arab namun dibacanya bahasa jawa. Tulisan tersebut disebut
arab pegon. Dan ini merupakan kali pertama saya membaca kitab tafsir, pada awalnya
saya bingung. Saya tidak bisa membacanya. Akan tetapi, berkat bantuan seorang
teman, saya sedikit-sedikit bisa membaca tafsir tersebut. Demikianlah telaah kitab tafsir yang saya buat. Terimakasih.


Komentar
Posting Komentar